It’s not the end…It’s THE BEGINNING!
Ummm…setelah seminggu kemarin mengikuti banyak tes CPNS di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU/ Senin, 3 November), Departemen Perhubungan (DEPHUB/ Selasa, 4 November), dan Departemen Perdagangan (DEPDAG/ Sabtu, 8 November), akhirnya minggu ini gw dapat hasil dari ujian tertulisnya.
Alhamdulillah nama gw masuk di ketiga lembaga tersebut. Ada rasa bangga dan bahagia, saat nama gw bisa tercantum di daftar yang lolos ujian tertulis substansial (apalagi sejarah tes substansial gw jelekkk banget! GAGAL di DEPKEU, DEPLU dan juga BKPM), semuanya terasa menyesakkan dada, apalagi setelah gw menanam banyak harapan:() Allah mungkin akhirnya mengabulkan doa gw dan orang-orang terdekat gw, walau gw belum lulus tesnya secara keseluruhan, namun kesempatan gw masuk menjadi jauuuh lebih besar. Di DEPHUB dan DEPDAG, nama gw termasuk dua terbaikdari ratusan kandidat yang mendaftar (jadi hanya perlu menyisihkan 1 orang saja untuk mendapatkan posisi tersebut). Di KPPU memang masih banyak, tapi setidaknya gw sudah satu langkah lagi mendekati mimpi-mimpi gw.
Saat mengirimkan berkas CPNS, ada surat pernyataan yang harus ditandatangani di atas materai yang menyatakan bahwa bila yang bersangkutan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi, maka akan didenda sejumlah uang (nilainya berbeda-beda, mulai dari Rp. 10 juta, Rp. 15 juta, bahkan sampai Rp. 25 juta). Artinya, saat memang nama kita masuk dalam daftar yang lolos tes keseluruhan, maka kita tidak memiliki pilihan untuk menerima atau menolak tawaran tersebut. Boleh saja menolak, tapi membayar kompensasi sebesar itu pasti sangat memberatkan :((
Nah, kembali lagi ke kondisi gw, minggu depan gw (lagi-lagi!) akan mengikuti serangkaian tes yang melelahkan. Ini adalah tes terakhir (psikotes dan wawancara) untuk menjadi PNS. Check my schedule:
Senin, 17 November 2008 : Psikotes dan Wawancara di Departemen Perhubungan
Selasa, 18 November 2008 : Psikotes di Departemen Perdagangan
Rabu, 19 November 2008 : Psikotes di KPPU
It’s gonna be a tiring weeks (for sure!), dan gw akan mengikuti semuanya (dengan resiko kalau gw diterima di semua institusi, maka banyak sekali kompensasi yang harus gw bayar!), namun kalau gw gak coba semuanya, dari mana gw tahu gw akan lolos dimana. Pahitnya, gw ternyata gak lolos di semua institusi dan setidaknya gw puas karena telah melewati semua proses dengan baik.
Gw pernah bilang ke seorang teman:
“Betapa rapuhnya manusia, saat diberikan kesulitan selalu mengeluh, memohon agar doa-doanya dikabulkan, namun disaat doa-doanya dikabulkan dan dihadapkan pada banyak pilihan yang menyenangkan pun tetap saja manusia mengeluh”
Manusia dalam tulisan di atas tidak lain adalah diri gw sendiri. Gw selalu bertanya pada Allah, kenapa aku gagal di tes DEPKEU, DEPLU dan BKPM? Kenapa lagi-lagi aku harus mengecewakan kedua orang tua gw yang sudah berharap banyak ke gw (terlebih dengan situasi yang gak favorable seperti saat sekarang) ?, mengapa tak kunjung kau berikan aku pekerjaan yang baik yang tidak akan mengganggu pencapaian cita-cita pendidikan kuliahku yang sekarang sedang aku jalani ?, berapa lama lagi harus kumenunggu sampai ‘vonis’ itu dijatuhkan ? dan beratus pertanyaan lain yang kuhaturkan dalam doa-doaku.
Sekarang?
Mungkin Allah mengabulkan doa-doaku (yang ternyata terlalu rakus dan banyak!), aku mendapatkan banyak kesempatan untuk tes akhir di institusi2 tersebut. Kembali lagi aku rapuh, pilihan mana yang terbaik untukku ya, Allah? Aku bingung dengan pengabulan doa-doaku sendiri. Aku tidak tahu arahku selanjutnya. Semoga Allah memberikanku jalan yang terang dan mudah untuk mampu melewati semua proses kehidupan ini tanpa penyesalan di akhir pilihanku.
Satu lagi hal yang menjadi beban pikiran gw, saat ini gw sedang menjalani kuliah Manajemen Pariwisata di Sekolah Pasca Sahid. Program Double Degree antara Universitas Sahid dan Universiti Utara Malaysia (UUM). Bila tidak ada halangan dan memang janji pemerintah bisa dipenuhi, maka gw dan 14 teman penerima beasiswa unggulan akan berangkat ke Malaysia sekitar bulan Mei/ Juni 2009 untuk mengambil gelar MBA di UUM. Satu lagi mimpi gw untuk bisa sekolah di luar negeri secara gratis tanpa perlu merepotkan orang tua gw.
Semua teman gw sudah bekerja dan mereka siap meninggalkan pekerjaan mereka untuk berangkat ke Malaysia, sebagian lagi bahkan dapat cuti tanpa tanggungan selama +/- 9 bulan masa studi kami di Malaysia, nah, untuk gw, kalau gw insyaAllah diterima jadi PNS, maka gw akan otomatis kehilangan kesempatan gw untuk berangkat ke Malasyia bersama mereka. Departemen pemerintah sangat kaku untuk masalah seperti ini.
Pilihan apa yang harus gw ambil? Bukankah tidak pernah ada kesempatan kedua untuk hal yang sama? Gw pengeeeen banget bisa kuliah bareng mereka ke Malaysia. Tujuan gw ambil beasiswa ini adalah karena iming-iming mendapatkan kesempatan kuliah di sana. Gw gak mau tertinggal sendiri di Indonesia, gw pengen berangkat bareng Mba Winda, Non Elda, Bang Sigit, Thami, Mba Eva, Mba Mila, Mba Betty, Mba Bintang, Mba Nieke, Mas Sidik, Mba Eno, Mba Feny, Mas Dwi dan Mba Endah. Gw pengen merasakan bahagianya bisa kuliah bareng mereka dan memanfaatkan waktu-waktu senggang dengan kegilaan-kegilaan yang biasa kita lakukan bareng.
Ya Allah…banyak sekali keinginanku. Sadarkanlah diriku bahwa tidak semua hal yang aku inginkan bisa aku raih, namun tidak apa aku bermimpi kan, ya Allah?
Aku bermimpi bisa kuliah bareng mereka, menyelesaikan program Master-ku di Malaysia dan mendapatkan pekerjaan yang terbaik untukku, demi keluargaku dan yang dapat menjadi kebanggaanku, yang bisa mengangkat kondisi keluargaku yang sedang kurang baik, membantu adik-adikku dan juga dapat membantu orang-orang lain. Janganlah lagi ada yang menghina atau menjatuhkan keluargaku. Aku ingin mereka bahagia…
Sempat aku berfikir bahwa mengikuti tes CPNS hanya sekedar untuk mengukur sampai sejauh mana kemampuanku berkompetisi. Hanya sebuah perwujudan ego dan pembuktian diri. Mampukah aku lolos? Karena cita-citaku jelas, menjadi seorang DIPLOMAT, namun tak kunjung ku temukan jalan ke sana. Atau memang mungkin itu bukan takdirku. Betapa diriku tidak pernah berpuas diri atas rahmatMU ya Allah..Astagfirullah :((
Terimaksih ya Allah atas kejutan-kejutanMU, yang KAU bungkus rapih dalam berbagai cerita tawa, sedih, dan haru yang harus aku jalani setiap harinya. Semoga aku selalu ikhlas akan kehandakMU dan berikanlah akhir yang bahagia dalam setiap jalan yang kutempuh. Tunjukkanlah jalan dan berikanlah kemudahan dalam setiap keputusan-keputusan yang kuambil. Janganlah KAU jadikanku tersesat.
Banyak hal lain menanti di depanku…Semoga mimpi-mimpiku seiring sejalan dengan kehendak Allah. Amien…
.:the stories behind me:. |13 Responses to “It’s not the end…It’s THE BEGINNING!”
Leave a Reply



Terimakasih untuk temen2 gw yang selalu mendoakan agar gw lulus tes dan segera mendapat kerja. Doa kalian bener2 di-ijabah:)
Doakan aku mendapat yang terbaik ya…
Aku ingin pergi ke Malaysia bareng kalian…hiks..hiks..
Luv y’all
Alhamdulillah, nice resultzz, mba. kalo ak saranin kamu ambil yg DepHub aja, yg laen tinggalin, hee, jangan dink, ambil aja yang terbaik, kalo mba suka smua, cari aja satu, jangan maruk yaa, bagi bwt abi satu, yang ke Malay aja deh, haaa..
Chaiiiiyo..
Dung-dung pret,, mari hancurkan Amerika [lhooo!??], eh jangan dink, ak kan suka GreenDay, McD, KFC, lol..
pasti sulit di posisi mba kaya sekrang…tapi kita harus bersyukur akan banyak hal yang udah Alloh kasih ke kita…semoga kita jadi bisa lebih banyak introspeksi diri dan membuat kita lebih dewasa berpikir…
mba apa yang menurut kita baik belum tentu baik menurut Alloh…apa yang kita pikir bisa membuat kita senang belum tentu sebenarnya itu yang terbaik….
ketika Alloh memberi begitu banyak pilihan ke mba sekarang…apa yang bisa kita lakukan sebagai hambaNya yang lemah adalah berdoa sebanyak mungkin minta petunjuk pada Nya…semua urusan kembali padaNya…
berdoa dimudahkan untuk bisa ambil keputusan yang terbaik, tidak hanya untuk mba tapi juga untuk keluarga mba, tidak hanya baik untuk sekarang tapi juga untuk masa yang akan datang….
kalo pendapat pribadiku, tapi sekali lagi mungkin ini juga bukan yang terbaik….
aku percaya mba pun pasti bisa melewati tes CPNS itu,,,i bliv u can…tapi kesempatan untuk bisa sekolah diluar negeri dan dapat gelar double pula tidak semua bisa..mba pasti juga udah lewatin berbagai proses sampai akhirnya mba dapet kesempatan ini…..setelah mba dapat gelar itu…ku punya keyakinan posisi mba gak akan sesulit sekrang….paling ga…posisi tawar mba pasti akan lebih baik..dan mungkin lebih baik dari yang bisa ditawarin DEPHUB, KPPU, dll bahkan mungkin mba gak cari kerja tapi orang2 yang nyari mba buat kerja AMIN!!!….
semua kembali ke mba….mba yang akan jalani proses ini..coba konsultasikan ke ibu sama bapak..mungkin bisa dapat saran lebih baik…jangan lupa berdoa ya mba….
ku doain mba dapat yang terbaik…AMIN!!!!!!!!
Non Elda…
Maaf ya fotomu gak ada:(
Kamu sibuk ngobrol terusss siii sama Pak Joko:)
Miss you, Darghling:)
huh…lagi2 kenapa foto yg dipasang gak ada gw nya???huh sebel ah…..ayo digantiiii…!!!!!!!!hehehehehe…
nis..klo boleh berbagi sedikit…jalani hidup ini seperti air yang mengalir dengan tenang, lurus seperti jalan tol yang pada akirnya akan sampai ke tempat tujuan kita…sambil terus lo bawa mimpi2 yg lo punya di dalamnya…jangan pernah lo kehilangan mimpi dalam hidup..krn percaya deh, bahwa ternyata mimpi itu yg membuat kita selalu bisa hidup….(ya ampun, gw ngomongnya gaya bgtt..yaa…hahahha)..coz i’ve been there & done that…jadi selalu sabar dan tetap punya keyakinan yg utuh ya trhdap segala sesuatunya….
semoga doa kita nanti dikabu;kan ya ama Allah yang maha baik dan pencipta alam semesta ini….Aminn…
nukmati aja proses yg mungkin klo kita rasain akan sakit dan banyak pahitnya..tapi cukup percaya deh ketika nanti kita sudah ada di depan dan melihat lagi apa yang terjadi di belakang. kita akan bersyukur karena sudah merasakan pahit, sakit, dan indahnya berpeoses dalam kehidupan…okay!!!!!
mari kita selalu berdoa bersama untuk kebaikan kita semua..amin….
Hmmmmmm……manusia itu emang gitu non…gak pernah puas euy…jangan kau pikir posisi ku sekarang ini adalah posisi wueeenaaaaakkkk…belum bung!!!!!! masih banyak mimpi dan ambisiku, yang aku takut, malah bikin aku jadi lupa diri. Amit-amit deh… Satu lagi, emang manusia bisa milih? kayaknya engga deh, walau ada pepatah bilang hidup itu pilihan, kalau ditelaah lebih dalam lagi, benernya itu pilihan Tuhan juga kok. Buat aku, 80% hidup aku itu sepenuhnya andil Tuhan, yeah…ada usaha juga sih… Itu semua dibalikikn ke dirimu lagi deh…kau sreg-nya mau ngapain, maksudnya berkarir di bidang apa. Banyak yang bilang hidupku ini sekarang lagi beruntung banget, dapet kerja yang sesuai dengan apa yang aku inginkan, dapet kuliah S2 gratis, punya patner yang sabar dan suport aku abis, what a wonderful life huh?!!!!!! tapi, aku jusru takut, takut apa yang aku dapet sekarang cuma euforia aja….dan takut bikin aku jadi lupa diri…makanya, setiap hari aku selalu dibayangi ketakutan dan cemas. Kayak CEO Telkom pernah bilang ke aku, dia takut jadi CEO Telkom, bukan takut karna gak bisa mimpin atau apa, tapi menjadi yang terpilih itu kadang bukan suatu anugerah. Takut malah bisa bikin kita cerobh atau maju dan sukse karna itu tantangan. Akhirnya, gue milih apa yang dipilih sama CEO Telkom itu, yaitu menjadikan takut sebagai tantangan untuk bisa lebih baik lagi. Aku tahu, pasti kau juga punya rasa takut dan cemas, meski dalam katagori berbeda. Tapi, balik lagi, yang mau menjalaninya kan dikau jeung, so…apapun yang terjadi nanti, percaya deh itu pilihan Tuhan juga. Kalau pun ternyata, itu gak berhasil, gak apa-apa. Yang penting kamu udah usaha, kalau gak usaha sama sekali, itu sama aja mati. Kalau pun jatuh, gak apa-apa, emang bakal sakit, namanya juga jatuh, tapi pasti bikin kamu kuat lagi. Iya gak….weleh….kok yo banyak banget ya…hgehehehehe, naluri wartawan sih, nulis banyak hehehehehe….gutlak non!!!!!!!!!!!
Ya Allah, temen2 gw perhatian bangettt siih..
Alhamdulillah..
(Walau pake acara kirim offline message agar mereka buka posting terbaru gw:)hehehehehe
Yang paling penting, mereka mau berbagi dan gw seneng bangettt:)
Thanks ya..
Buat Bang Sigit: Jadi ingat cowok gw yang selalu berfikir bahwa menjalani hidup harus dengan mengalir aja. Iya, semoga gw bisa menjalani hidup yang seperti itu. Semoga apapun jalan yang gw tempuh nanti, bisa gw syukuri. Tapi, emang rasanya puassss bangettt kalau kita melihat ke belakang dan menyadari betapa jauuhnya langkah yang sudah kita jalani untuk sampai ke posisi saat ini. Makanya sekarang gw coba menikmati aja prosesnya. I never regret that kok…
Thanks ya, Bang..Thanks bangett!
Buat perhatian dan juga masukannya:)
CU @ campus
Buat Thami:
Aku selalu takut karena aku selalu gak mudah berpuas diri. Terlalu banyak mimpi dan keinginan. Sampai2 aku berfikir, apakah aku gak pernah pintar mensyukuri banyak hal yang udah Tuhan kasih ke aku:(
Aku selalu mau mendapatkan lebih, melakukan lebih, dan semuanya serba lebih…
Padahal mungkin aku belum ‘layak’ aja dapat ‘treatment’ seperti itu dari Allah.
Waaah…kuliah bareng kalian tuh kayak kuliah tentang hidup. Seneeeng bangett bisa berbagi…Gak bosen bacanya kok, Bu…
Thanks yaa…
Git, tentang fotonya, ini foto yang paling bagus.
In fact, the best picture is best without your existence:)hahahahaha
Jadi gw tetap insist bahwa foto ini yang dipajang.
Makanya kita foto2 lagi yah:)hehehehe
haruskah aku berkomentar lagi….?
aku bahkan tak sanggup untuk berkomentar….
Iya, Non sayang..
Kamu gak perlu komentar.
Aku sudah tahu apa yang ada di pikiran kamu..
Doakan saja yang terbaik dan semoga itu adalah bisa berangkat bersama kalian ke Malaysia.
Amien…
Cant hardly wait to see you on Monday:)
Wanna appreciate each and every lectures with y’all..
I LUV it..Luv you..
Mba, jgn nyerah! tenang aja mba pasti bisa jadi diplomat kok…jgn khawatir gitu…kan ada aku… Calon Duta Besar…hehehe
hahahaaha:)
AMIEN!!!
Tuhan, dengarlah doa Marintan:p
wekekeke
Neng people always have a difficult choice in life. And I really know that it is very hard for you to choose in your recent condition. The thing is follow your heart. I dont know what is best for you but I believe that you have something more important in your life, either it is S2 or even job. If you think there’s no other chance for S2, so go through it, but if you think that CPNS is a harder to get, go for it. The thing is be ready for the consequences. In the end, you will only choose one option and leave the other one. However this is my personal option (just for sharing not persuading.hehe). If I get scholarship from either Australia, Europe, or America, I will definitely leave my job….hehehe. And may be what I suggest take dephub. We’ll see, may be after you have the training you may get the dispensation from dephub for the scholarship. Let just everything flows. If not you can take another scholarship when you become PNS. the chance I think is bigger. Once more you must pray. Allah will guide you the right way. Good luck for whatever your choice is.