.mellow bcoz of Lala Suwages.
Duh, lagi mellow banget…
Gara-gara dengerin lagunya Lala Suwages yang judulnya LOVE.
Lala Suwages bener-bener punya magic di tiap lagu dan suaranya deh.
Bang Sigit dan Mba Winda yang kenal duluan sama si Lala Suwages. Waktu gw tanya, Si Sigit bilang, “Umm..Lala Suwages tuh pemain volley:) ” Asal bangetttt!! hahaha
Hehehe, Lala Suwages adalah pendatang baru dalam dunia masik jazz di Indonesia.
Umm,,pengen banget ada yang nanyiin lagu ini pake gitar. Uwf…I’m gonna be the happiest women on earth:)hehehe
Kamu bisa nyanyiin buat aku gak, Mas sayang??
![]()
LOVE (by Lala Suwages)
Sometimes I want you as the dream your dream
I’d like to kiss your sleepy face
I lay there and pray
You never ever go away
No one could take your place
And in the morning when you smile “Hello”
I feel the sunshine in my heart
My love isn’t blind
I’m never ever changed my mind
I’ll die if you should leave
Ooh… love you are for everything
You’re the song I sing
Your music is forever
Love, I have never heard such a lovely word
A word that means together
Love, I will give to you and I will be true
Until my life is over
You’ve make my world go round
I’m never let you down, my only love
The day I look at you, My life began
You gave me reason to be here
My heart seems to know
You’ll never ever let me go
I always have you near
.at the lowest phase of my life.
Ya Allah, manusia memang rapuh…
Janganlah jadikan diriku bersandar dalam rapuhnya
Janganlah jadikan diriku berharap dalam rapuhnya
Janganlah jadikan diriku menuntut dalam rapuhnya
Janganlah jadikan diriku kecewa lagi karena lupa bahwa manusia memang rapuh dan tidak selalu bisa diandalkan
Jadikanlah aku bersandar, berharap dan meminta HANYA padaMU
Sehingga tidak ada lagi rasa kecewa, tertinggal, sendiri dan terabaikan dalam diriku
Karena cukup bagiku hadirMU dalam hidup dan langkahku.
.at the lowest phase of my life.
.:the stories behind me:. | Comments (2)It’s not the end…It’s THE BEGINNING!
Ummm…setelah seminggu kemarin mengikuti banyak tes CPNS di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU/ Senin, 3 November), Departemen Perhubungan (DEPHUB/ Selasa, 4 November), dan Departemen Perdagangan (DEPDAG/ Sabtu, 8 November), akhirnya minggu ini gw dapat hasil dari ujian tertulisnya.
Alhamdulillah nama gw masuk di ketiga lembaga tersebut. Ada rasa bangga dan bahagia, saat nama gw bisa tercantum di daftar yang lolos ujian tertulis substansial (apalagi sejarah tes substansial gw jelekkk banget! GAGAL di DEPKEU, DEPLU dan juga BKPM), semuanya terasa menyesakkan dada, apalagi setelah gw menanam banyak harapan:() Allah mungkin akhirnya mengabulkan doa gw dan orang-orang terdekat gw, walau gw belum lulus tesnya secara keseluruhan, namun kesempatan gw masuk menjadi jauuuh lebih besar. Di DEPHUB dan DEPDAG, nama gw termasuk dua terbaikdari ratusan kandidat yang mendaftar (jadi hanya perlu menyisihkan 1 orang saja untuk mendapatkan posisi tersebut). Di KPPU memang masih banyak, tapi setidaknya gw sudah satu langkah lagi mendekati mimpi-mimpi gw.
Saat mengirimkan berkas CPNS, ada surat pernyataan yang harus ditandatangani di atas materai yang menyatakan bahwa bila yang bersangkutan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi, maka akan didenda sejumlah uang (nilainya berbeda-beda, mulai dari Rp. 10 juta, Rp. 15 juta, bahkan sampai Rp. 25 juta). Artinya, saat memang nama kita masuk dalam daftar yang lolos tes keseluruhan, maka kita tidak memiliki pilihan untuk menerima atau menolak tawaran tersebut. Boleh saja menolak, tapi membayar kompensasi sebesar itu pasti sangat memberatkan :((
Nah, kembali lagi ke kondisi gw, minggu depan gw (lagi-lagi!) akan mengikuti serangkaian tes yang melelahkan. Ini adalah tes terakhir (psikotes dan wawancara) untuk menjadi PNS. Check my schedule:
Senin, 17 November 2008 : Psikotes dan Wawancara di Departemen Perhubungan
Selasa, 18 November 2008 : Psikotes di Departemen Perdagangan
Rabu, 19 November 2008 : Psikotes di KPPU
It’s gonna be a tiring weeks (for sure!), dan gw akan mengikuti semuanya (dengan resiko kalau gw diterima di semua institusi, maka banyak sekali kompensasi yang harus gw bayar!), namun kalau gw gak coba semuanya, dari mana gw tahu gw akan lolos dimana. Pahitnya, gw ternyata gak lolos di semua institusi dan setidaknya gw puas karena telah melewati semua proses dengan baik.
Gw pernah bilang ke seorang teman:
“Betapa rapuhnya manusia, saat diberikan kesulitan selalu mengeluh, memohon agar doa-doanya dikabulkan, namun disaat doa-doanya dikabulkan dan dihadapkan pada banyak pilihan yang menyenangkan pun tetap saja manusia mengeluh”
Manusia dalam tulisan di atas tidak lain adalah diri gw sendiri. Gw selalu bertanya pada Allah, kenapa aku gagal di tes DEPKEU, DEPLU dan BKPM? Kenapa lagi-lagi aku harus mengecewakan kedua orang tua gw yang sudah berharap banyak ke gw (terlebih dengan situasi yang gak favorable seperti saat sekarang) ?, mengapa tak kunjung kau berikan aku pekerjaan yang baik yang tidak akan mengganggu pencapaian cita-cita pendidikan kuliahku yang sekarang sedang aku jalani ?, berapa lama lagi harus kumenunggu sampai ‘vonis’ itu dijatuhkan ? dan beratus pertanyaan lain yang kuhaturkan dalam doa-doaku.
Sekarang?
Mungkin Allah mengabulkan doa-doaku (yang ternyata terlalu rakus dan banyak!), aku mendapatkan banyak kesempatan untuk tes akhir di institusi2 tersebut. Kembali lagi aku rapuh, pilihan mana yang terbaik untukku ya, Allah? Aku bingung dengan pengabulan doa-doaku sendiri. Aku tidak tahu arahku selanjutnya. Semoga Allah memberikanku jalan yang terang dan mudah untuk mampu melewati semua proses kehidupan ini tanpa penyesalan di akhir pilihanku.
Satu lagi hal yang menjadi beban pikiran gw, saat ini gw sedang menjalani kuliah Manajemen Pariwisata di Sekolah Pasca Sahid. Program Double Degree antara Universitas Sahid dan Universiti Utara Malaysia (UUM). Bila tidak ada halangan dan memang janji pemerintah bisa dipenuhi, maka gw dan 14 teman penerima beasiswa unggulan akan berangkat ke Malaysia sekitar bulan Mei/ Juni 2009 untuk mengambil gelar MBA di UUM. Satu lagi mimpi gw untuk bisa sekolah di luar negeri secara gratis tanpa perlu merepotkan orang tua gw.
Semua teman gw sudah bekerja dan mereka siap meninggalkan pekerjaan mereka untuk berangkat ke Malaysia, sebagian lagi bahkan dapat cuti tanpa tanggungan selama +/- 9 bulan masa studi kami di Malaysia, nah, untuk gw, kalau gw insyaAllah diterima jadi PNS, maka gw akan otomatis kehilangan kesempatan gw untuk berangkat ke Malasyia bersama mereka. Departemen pemerintah sangat kaku untuk masalah seperti ini.
Pilihan apa yang harus gw ambil? Bukankah tidak pernah ada kesempatan kedua untuk hal yang sama? Gw pengeeeen banget bisa kuliah bareng mereka ke Malaysia. Tujuan gw ambil beasiswa ini adalah karena iming-iming mendapatkan kesempatan kuliah di sana. Gw gak mau tertinggal sendiri di Indonesia, gw pengen berangkat bareng Mba Winda, Non Elda, Bang Sigit, Thami, Mba Eva, Mba Mila, Mba Betty, Mba Bintang, Mba Nieke, Mas Sidik, Mba Eno, Mba Feny, Mas Dwi dan Mba Endah. Gw pengen merasakan bahagianya bisa kuliah bareng mereka dan memanfaatkan waktu-waktu senggang dengan kegilaan-kegilaan yang biasa kita lakukan bareng.
Ya Allah…banyak sekali keinginanku. Sadarkanlah diriku bahwa tidak semua hal yang aku inginkan bisa aku raih, namun tidak apa aku bermimpi kan, ya Allah?
Aku bermimpi bisa kuliah bareng mereka, menyelesaikan program Master-ku di Malaysia dan mendapatkan pekerjaan yang terbaik untukku, demi keluargaku dan yang dapat menjadi kebanggaanku, yang bisa mengangkat kondisi keluargaku yang sedang kurang baik, membantu adik-adikku dan juga dapat membantu orang-orang lain. Janganlah lagi ada yang menghina atau menjatuhkan keluargaku. Aku ingin mereka bahagia…
Sempat aku berfikir bahwa mengikuti tes CPNS hanya sekedar untuk mengukur sampai sejauh mana kemampuanku berkompetisi. Hanya sebuah perwujudan ego dan pembuktian diri. Mampukah aku lolos? Karena cita-citaku jelas, menjadi seorang DIPLOMAT, namun tak kunjung ku temukan jalan ke sana. Atau memang mungkin itu bukan takdirku. Betapa diriku tidak pernah berpuas diri atas rahmatMU ya Allah..Astagfirullah :((
Terimaksih ya Allah atas kejutan-kejutanMU, yang KAU bungkus rapih dalam berbagai cerita tawa, sedih, dan haru yang harus aku jalani setiap harinya. Semoga aku selalu ikhlas akan kehandakMU dan berikanlah akhir yang bahagia dalam setiap jalan yang kutempuh. Tunjukkanlah jalan dan berikanlah kemudahan dalam setiap keputusan-keputusan yang kuambil. Janganlah KAU jadikanku tersesat.
Banyak hal lain menanti di depanku…Semoga mimpi-mimpiku seiring sejalan dengan kehendak Allah. Amien…
.:the stories behind me:. | Comments (13)Proudly Introduce them! :)
Udah hampir UTS lagi. Hiks..
Ternyata begitulah kehidupan para mahasiswa master degree…
Setelah dijalani, memang menarik. Terutama buat gw yang belum kerja. Gw gak terlalu punya banyak beban menjalaninya.Walau gw sadar kalau ternyata susah banget, hmm, apalagi buat temen2 gw yang udah kerja ya..
Banyak banget cerita tentang sulitnya berbagi beban kuliah dan kerja.
Bagaimana dengan gw? Gw memohon2 supaya Tuhan kasih gw jalan agar bisa segera kerja, tapi memang belum ada yang terbuka buat gw…
Mungkin ini emang jalan yang tuhan kasih buat gw.
Gw belum dikasih kerjaan yang tetap, supaya gw bisa memikirkan hal2 yang ada di depan mata gw aja.
Btw, gw gak mau bahas tentang kerjaan ah..Tapi pengen cerita tentang temen2 kuliah yang edan bangettt!!
Terima kasih, Allah, kelas ini bener2 bisa ‘menyuntik’ semangat gw yang turun-naik.
Just Nisa
Proudly Introduces:
Winda Princarini
Mba Winda yang baikk hati ini kerja di Insurance Company. She’s a great friend of mine, supporter of life and her story inspire me in so many profound way. Thanks for your trust, mba..
Chatting with you is an addiction
St Elda Hiererra
Non Elda is my best friend! Non Elda tuh cantik (no offence!:)). Ummm.sempet jadi none Bekasi dan ambassador of Binus. She told me that I should be thankful for everything I have in my life now. One thing for sure, her positive energy affects me. Thanks, Non.. Semoga kamu akan selalu bahagia dengan jalan hidup yang akan kamu tempuh nanti.
Retno Sulistiyawarni
Umm..Mba Enno tuh cerdas bangett, keibuan, kritis, trus suka ngebantuin gw. Gw belajar banyak bagaimana untuk bersikap dengan baik dari dia.Hebat lah!:)
Feny Juliani
Mba Feni sama2 kerja di Bank seperti Mba Eno. Orangnya cantik, imut, mungil, trus kelihatan lembut banget.. Yang paling favorit dari dia adalah HP kamera 5MP-nya yang selalu dibawa kemana-manaJwekekekekek. Bahasa Inggrisnya jago euy. Anak UI gt loh. wekekekekek.
Endah Lestari
Sumpah..ni orang lucuu banget. Tapi, kalau jiwa sentimental-nya udah tersentuh, bisa daleem banget. Gw gak ngerti, tapi kayaknya mba Endah sering menutupi perasaannya. Gw tahu dia happy, tapi dia coba ‘deny’. Umm. Umm…Mungkin ada hubungan dengan masa lalunya. Entahlah:) However, semoga kamu menemukan apa yang kamu cari ya, mba…
D. Utami
Um, Thami tuh wartawan majalah Ekonomi. Kritis banget! Punya banyak cerita yang bisa dia bagi setelah dia banyak mewawacarai orang2 penting di banyak perusahaan gede. Orangnya spontan banget. Ratu gossip!
Milawati
Mba Mila tuh kerja di LSM. Orangnya kalem banget, tapi rasa ingin tahunya tinggi banget. Hebatnya, dia gak pernah nyerah belajar EKMAN yang terkenal susssah.wekekekekek. Semangat, mba..Aku nunggu ‘keponakan’ nih, mba.
Segeralah hadirkan dia di muka bumi ini..amien.
Sigit Pratama
Bang Sigit adalah Abang Jakarta Timur. Badannya tingggi bangettt. Sumpah deh, bahkan gw jauuuh dibawah pundaknya..Udah kayak monster aja. wekekekekek. Orangnya suka ngomong ‘Doh…’ Entah apa artinya, tapi kalau dia udah ngomong gt, dengan logat khasnya, lucu bangett! English Reading-nya bagus banget. Suaranya juga OK. Bang, jadi penyiar aja. hehehehe. Sigit paling sering gangguin orang2 sholat, trus paling senang ‘menindas’ mba Endah. wekekekekekek
Eva Fadriyani
Eva tuh cantik. Mukanya kayak Revalina S. Temat. hehehehe. Sering ngirimin gw sms jayus (sebagai reply sms2 inspirasional gw.wekekekekek). Pinter banget EKMAN. Uwf..kenapa gw bego banget EKMAN yah. hehehehe.
Muhammad Hisyam
Ummm, kerja di DEPHUB dan sering banget bawain kita oleh2 kalau dia travel dengan pesawatnya keliling dunia. Soalnya dia bisa nyetir pesawat juga a.k.a pilot. Orangnya baik lah..Rajin puasa juga..wekekekekek
Kira2 itu temen2 deket gw di kampus. Dunia kampus membuat gw bersemangat lagi.. Mereka membuat gw lebih bersemangat.
Luv y’all, pals.
Kamu adalah cahaya di suatu nebula
Kamu adalah api bagi setiap beku
Kamu adalah marawis di setiap sunyi
Terima kasih untuk pernah hadir…
.:From someone who loves rains:.
ps.I’m sorry I was not treating you good.
.:the stories behind me:. | Comments (4)They said …
“Ingat kata-katanya Arai gak pas ikal jadi pesimis? ‘Kita tidak bisa mendahului nasib! Kita tidak punya wewenang ilmiah untuk mendahului takdir!!’ Kk gak ditakdirkan untuk gagal, Ang yakin itu. Takdir urusan Tuhan, bagaimana kita menyikapi, itu urusan kita.” (Anggita M. Hairani)
“Tuhan itu baik kok, kalau sekarang kamu belum dapat kerja, percaya deh, tuhan sedang sibuk cariin kerja yang sesuai dengan talentamu.” (D. Utami)
“Neng, kamu smart, energik, punya semangat tinggi, friendly, punya ambisi, jago bahasa inggris and EVERYBODY LOVES YOU! Kamu punya segalanya. Allah lebih tahu segalanya. YAKIN NENG! Kamu pasti dapat yang kamu pengen! Aku yakin banget sama kamu. Semua orang yakin banget sama kemampuan kamu! Hanya mungkin waktu belum berpihak sama kamu.” (St Elda Hiererra)
princarini: nisa harus kuatttt
princarini: saat nisa nangis dan ngira kalo nisa udah ga kuat lagiii
princarini: disitulahh sbnrnya nisa itu kuattttt
princarini: kuattt bgttt
annisa_fw: kok begitu?
princarini: orang yang kuat kan juga boleh nangis
princarini: hehehehe
princarini: cayooo nisaaaa
(Winda Princarini)
“Jangan stress, mb Nisa. Pasti nanti dapat, Mba Nisa kan punya kemampuan untuk itu. Tinggal tunggu waktunya aja. Semangat!”(Anisa)
Every time I failed, they’re always around. Do what they can do to keep my spirit high…
Dunno whatta do without them…
Luv y’all
.:the stories behind me:. | Comments (2)












