Persuit of Scholarship=)

July 17th, 2008

Doain yah..
Lagi coba apply beasiswa S2 Manajemen Pariwisata yang merupakan double degree MM dan MBA antara Sekolah Pascasarjana Sahid Jakarta dan Universiti Utara Malaysia…
Semoga bisa lolos dan bisa kuliah lagi. Amien.

Asyik jadi mahasiswa lagi…(semoga!)=)

It was our very first date…

July 17th, 2008  Tagged , ,

Hm, Sabtu (12 Juli) itu gw diajak ke PRJ oleh nyokap dan juga beberapa ibu-ibu PKK di RW. Sempet dag dig dug juga saat dia telepon dan sekalian ngajak ketemuan di PRJ. Yang pasti, rasanya senang bangett…

It will be our very first date!

Tragedi PRJ ?
Gw sempet mengalami tragedi Valentine’s Day dan gw sempat berfikir jangan-jangan akan terjadi tragedi lainnya. Soalnya gw merasa susaah banget mau ketemu dia=( Dia sempet salah tempat (dikiranya sudah sampai PRJ tapi ternyata itu Balai Kota=) hehe), kita juga sempet saling cari di PRJ yang luas bangettt. Panik di telepon dan saling menunjuk arah agar pada akhirnya kita janjian bertemu di satu titik yang sama, akan tapi, lagi-lagi gak ketemu karena ada kesalahpahaman.

Sampai akhirnya tiba juga saat pertemuan itu… Rasanya kaget dan senang =) (Waaa..gak sengaja dress code kita sama…all in black…hmm, Kok dia tambah kurus yah!? Tapi tetap cakep=)).

I laughed, he laughed, and we laughed…together…
Walking along the entire crowd…

Hm, waktu udah hampir menunjukkan pukul setengah 6, mama dan para ibu-ibu PKK bersiap untuk pulang dan aku gak rela pergi dengan hanya memori 15 menit bersamanya.
Akhirnya, aku memutuskan untuk tinggal dan menunggunya shalat Ashar.

Saat dia kembali, Dia tampak senang karena aku memutuskan untuk tidak ikut pulang naik mobil bersama keluargaku.

We talked and we shared…
Banyak banget cerita, tentang pekerjaannya, tentang keluargaku, tentang teman-teman kami…
Sebuah percakapan yang berbeda dari ratusan percakapan sebelumnya (saat kami masih berteman).
Dia makan, kemudian kami bercerita…lagi-lagi saling berbagi…kami shalat Maghrib…Dia membelikanku minum…mengkhawatirkanku dan sakitku karena ternyata angin berhembus dengan kencang di PRJ…malam itu…

It is our very first date…

Rasanya aku tidak ingin beranjak dan berjarak darinya. Ingin selalu dekat dengannya. Tapi waktu semakin larut. Akhirnya kita pulang. Dia berniat mengantarku ke Semanggi –tempatku akan naik bus menuju Tangerang. Perjalanan ke sana ternyata cukup rumit (terlebih karena aku tidak mengerti jalur busway dan jalan2 di kota Jakarta!). Tapi Dia menjagaku!

Beberapa kali kami berganti busway. Menikmati saat2 duduk, bahkan saat harus berdiri, bergantungan tangan di ‘pegangan’ busway, berdesakan, dan dari semua momen itu, saat yang paling kunikmati adalah saat Dia sengaja memegang tasku agar kedua tanganku bisa kokoh berpegangan di ‘pegangan’ busway (begitu juga saat akhirnya dia mengakui bahwa dia mengkhawatirkan kondisiku yang sedang sakit, namun harus berdesak-desakan, berdiri, dan terkena angin malam tanpa jaket membalut tubuhku).

Can’t he see that all this illness is NOTHING compared to my happiness being with him?!
Waktu ternyata telah larut dan bahkan aku belum separuh perjalanan menuju Tangerang. Akhirnya dia memutuskan untuk ikut naik busku dan mengantarku ke Tangerang. Sedikit melupakan bahwa besok dia akan bekerja dan dihadapkan pada kemungkinan sudah tidak ada bus yang menuju Jakarta untuk mengantarnya kembali ke kosannya di Benhil.

Sepanjang perjalanan, Dia terlihat lelah, tapi ternyata cerita terus mengalir. Alhamdulillah jalan tol Jakarta-Tangerang sudah agak lengang, sehingga bus melaju dengan cepat.

Sesampainya di Islamic, aku memintanya turun dan naik patas 45 yang telah standby di depan gerbang tol, tapi dia tetap memaksa untuk mengantarku pulang sampai rumah. Padahal aku curiga bahwa patas itu adalah bus terakhir di malam itu yang akan menuju Jakarta. (Tuhan, dia begitu bertanggungjawab dan mengkhawatirkanku…)

Akhirnya kita sampai rumah setelah dua kali berganti angkot. Mama, papa, Arief tampak sudah tertidur, namun mama tiba-tiba bangun dan mengucapkan terima kasih padanya karena mengantarku pulang. Saat aku berinisiatif untuk mengantarnya naik motor ke gerbang tol, papa terbangun dan mencoba membujuknya untuk bermalam di rumah kami karena beliau yakin bahwa sudah tidak ada lagi bus yang beroperasi malam itu. Tapi Dia menolak untuk tinggal, akhirnya papa mengantarnya ke gerbang tol. Apa mau dikata, sudah tidak ada lagi bus yang beroperasi malam itu, akhirnya dia sms dan bilang bahwa dia akan menginap. Aku senang=)

Aku menyiapkan kamarku, berniat untuk pindah sementara ke kamarnya mama agar dia bisa tidur di kamarku. Di ujung malam itu, kita smsan. Isi smsnya membuat pipiku merona merah=) I Luv You…

Subuh, kita sudah bangun, jam 5 pagi itu, kita keluar untuk beli nasi uduk di kompleks rumah…membuatkannya teh dan sarapan bersama.

Pukul 6 pagi, aku bersiap mengantarnya naik bus menggunakan motor Tornado 1996-ku yang setia sampai sekarang.
Sesampainya di Kavling Pemda, bus tidak lama datang, aku mengucapkan salam perpisahan. Hiks…
Waktu cepat sekali berlalu bila kita bersama dengan orang yang kita sayangi dan peduli kepada kita.

It was our very first date…

Dia bukan pujangga yang punya pabrik kata-kata romantis, tapi sikapnya ‘berbicara dan menunjukkan’ lebih. Hampir lima tahun aku menunggunya, menjaga rasaku padanya, sekarang semua mimpi dan doa tampak nyata. Terima kasih, Tuhan…

DIVORTIARE - The Extended Version =) by IKA NATASSA

July 8th, 2008

Ika baru aja nyelesain novel keduanya yang berjudul DIVORTIARE. Cara penceritaannya bagus. Emang bukan sekuel dari My Very Yuppy Wedding (yang merupakan novel pertama Ika yang buat gw ‘fall in love’ dengan karya2nya), tapi style dan tokoh-tokohnya terkesan nyata, apalagi ceritanya tentang wanita karir, persahabatan, cinta, komitmen dan juga tentang keberanian mengambil sikap. Mungkin karena novelnya sebagian berisi hal-hal non-fiksi, selain memang dibalut dengan cerita fiksi. Cari di Gramedia deh. Bukunya baru launching tgl 1 Juli lalu.

DIVORTIARE
Coverforblogbn3

Ika Natassa Wrote:

Thanks for the support  ya.  Gw jawab satu2:

  • Kenapa titik koma, kalo titik doang ga ada tempat buat naro tulisan divortiare nya, kalo koma doang di atasnya kosong banget … Hehehe itu jawaban bloonnya.  Jawaban sebenernya, what’s really in my mind when I came up with the semi-colon thing adalah berakhirnya suatu hubungan (termasuk perceraian) bukan hal yang harusnya jadi titik di hidup kita (yg bikin smuanya berhenti), tapi juga bukan sekedar koma (yg hanya bikin kita berhenti sebentar trus langsung move on lagi).  Hal-hal seperti itu harusnya jadi titik koma, jeda kecil tempat kita bisa bercermin terhadap the rights and the wrongs in the past sebelum memutuskan besok hidup ini mau diapain.
  • Diskusi buku saat ini jadwalnya blon kepikir due to my impossible work schedule, tapi kalo ada pasti dikabarin d semuanya.

As for the extended part:
Read these extended chapters after page 214 on the book, baru kmudian lanjut ke halaman 215 di buku.

Happy birthday, nisa.

Cheers,
Ika

On 7/7/08 7:43 PM, "Annisa F. Wulandari" <annisa_fw@yahoo.com> wrote:

Dear Ika…
My name is Nisa. I have got ur new book,Divortiare (Finally!). Setelah gak bisa tidur nyenyak tiap malam karena pengeeen bgt cpt2 beli bukunya=) I love the story, I love everything inside it. I wish I cud receive the extended version.Here’s the answer.

  • I bought the book at Gramedia Lippo Supermal Karawaci. I gave myself this book as my own birthday gift=)hehe…
  • I luv it when you use ‘english expression’ in many parts of your book. I really enjoy reading every part of it!Yg paling aku suka adalah value dr bukumu. Ada nilai2 religi yg menunjukkan eksistensimu sbg muslim dalam porsi yg tidak berlebihan,tp aku suka.Buku DIVORTIARE romantis bgt sih.Tp gak norak!Hehe.
  • btw,boleh tanya ga?Knp cover-nya ada tanda titik koma?


Yg paling penting,semoga ada acara diskusi buku dgn penulis ya..Please inform kalau ada gathering di Jakarta. Biar skalian bs minta tanda tangan langsung=)hehe.

Success for you.Ditunggu buku selanjutnya.

Thank you.

Regards,
Nisa.

Tuhan, Dia Tidak Sempurna

July 8th, 2008

Tuhan,dia tidak sempurna spt berbagai macam bayangan tentang sosok laki-laki ideal yang pernah terlintas di benakku.Tapi satu hal…
Dia nyata!
Aku tidak sedang brmimpi,Tuhan. Kau menjadikan doa-doaku nyata.Senyata dirinya… Dan senyata perasaanku padanya… Aku menyayanginya…
Terimakasih, Tuhan..

06.07.08

Ps. I’ll cherish the relationship=)

“You’re all my Birthday Gift =)”

July 8th, 2008

Happy_bday_4

| July 6th 2008 | 09.30 am |

“Yep.. I admitted! I’m 23 now. So, Shut Up!=) Hahaha… Don’t you think that it’s not that bad? I’m not 32 yet… Huhuhu”

Hari itu dimulai dengan telepon dari anG.gie.kuw yang membangunkan gw. She called me at 00.14 am. Ternyata kita ngobrol hampir selama 2 jam (thanks to M3 yang cuma kasih tarif Rp. 40/ 40 menit=). Curhat banyak! Becanda tengah malem dan gila2an.

Jam 5 pagi, papa udah iseng banget bangunin gw dan ngucapin selamat ultah. Dilanjutkan dengan Arief dan mama. Ardhie juga telepon dan ngucapin selamat. Semuanya dengan doa yang sama, semoga gw panjang umur, sehat, segera mendapat pekerjaan yang bagus, bisa segera menikah dan mendapat jodoh yang baik bagi hidup gw, agar gw menjadi orang yang selalu bersyukur atas karunia Allah dan banyak doa lain yang mereka sampaikan. We dan Ashar juga telepon untuk ngucapin langsung=)

Banyak SMS yang masuk juga sebelum dan setelahnya. SMS pertama yang masuk adalah dari:

Winky (my ‘soulmate’  yang ternyata nyempetin untuk ‘merampas’ HP temannya dan kirim sms ke gw saat siarannya di DianSwara berakhir. Tepatnya di detik sebelum ultah gw, yaitu tgl 4 Juli 2008 jam 23.59. Suka Udeng Balinya, Win?.)

Jeng Dee (yang lagi dibuat pusing mikirin meraih target di Bank tempatnya bekerja. Sediih banget Dee harus pindah ke Semarang. We’re missing u in here, Dee=()

Nungki (adik kelas gw di UGM yang sangat banyak membantu penelitian skripsi gw saat di Jogja. Thank You!)

Maya (my high school best friends yang Alhamdulillah baru aja selesai sidang akhir di kampusnya dan siap untuk wisuda. Congratz, Can! Yuuk…kita jalan2=)

Mariska Ajeng (my pen pal, tempat curhat tentang FRM dan berbagai masalah cinta laiinya=)hihi)

AngPa0 ( U’re the best! Luv u without wax=)

Mas Heri (yang jail banget dan nyuruh gw untuk mulai minum ANLENE GOLD mengingat umur gw yang tambah tua..Uasem…hihihi :p)

Desi (my Educt partner yang pintar)

Veetha ‘Pita’ (yang sempet sakit dan dirawat di RS Islam Jakarta yang ternyata punya pelayanan yang buruk banget!! Malu2in ajjah. Masa Bapaknya Pita gak boleh masuk karena petugasnya bilang kalau si bapak itu ‘Bukan Muhrim’…Iiyyy…payah! Bapaknya sendiri dianggap bukan muhrim. Kayaknya perlu belajar Agama lagi deh)

De’ Irma (yang super sensitive…makasii udah sering membantu aku)

Irmha (yang udah sempet traktir gw minggu sebelumnya dalam rangka merayakan ultahnya tanggal 29 Juni lalu. We had nice chat=))

RauL’Icha’ (yang lagi pusing penelitian di ANTV dan wawancara para penegak hukum. Jgn lupa info lowongan kerjanya yah=))

Liztya (sobat gw yang ‘klik’ banget deh. Gw nungguin acara makan2 kita, Liz…Kapan dong? Oia, sekalian rancangan diet buat gw ya…Jangan lupa dibuatin!),

Dista (my student, my informant and finally become my sista=)

Abhie (Walau gak pernah ketemu langsung, tapi asiik banget. Waiting for further story between u and Dee=)haha)

Vina (yang ultahnya sama dengan gw! Yee…akhirnya gw bisa ngucapin sms duluan ke Vina)

Wina (SMSnya singkat,Bu. Makasii jam tangannya=))

Septi (gak nyangka masih inget…makasiii ya, Bu. Met sibuk ngurus klien-nya),

Adith&Teh Cheecha (The new wed couple. Pengen dunk ke Pantai lagi di Balangan. Indah bangettt!),

Ira (Mksh ya…Met ngejar skripsinya. Semoga sakitnya gak kambuh2 lagi. Amien)

Aparel (yang lagi happy ikut mau program SSEAYEP)

Yayank (Yang paling garong dan lucu, tapi ternyata sensitive)

Likha (mooo..mooo…)

Fenti (yang bener2 fresh baru jadi wed couple…Congratz for the wedding!)

Rofi, Abdee, Surya, Yantze, Icuz, Syta, Layla (yang ternyata sengaja kirim sms bebarengan dari HOS. Pantes aja, kaget banget pas liat HP ada 12 SMS yang masuk bebarengan. Ternyata ini semua adalah ulah kalian! Tapi, seneeeng bangettt. Makasih ya…)

Nia ‘Bun2’ (Bun, kok betah nonton Zainuddin MZ=)hihi)

Nia ‘baby niong’ (narsitem sii sapa?=))

Rommy (yang ultahnya cuma beda 1 hari dari ultah gw)

Ankgi maulia (Gak belated kok, Ngai. Emang tanggal 5 tuh ultahku. Kaget masih diinget=))

Dudee (Mr. techno..Thanks banget untuk lagu ‘Always On Your Side’-nya Sheryl Crow Feat Sting. Lagunya bagus banget! Spesial buat Azhar=))

Chika (Semangat Joved-nya ya… Do your best!)

Anung (yang SMSnya paling garing dan jayus…baca aja sendiri:

“Jalan-Jalan ke Bali
Jangan Lupa Mampir Ke Tabanan
Hari ini Ku Senang Sekali
Karena Kau Ulang Tahun
Neng Nisa punya Ayam Delapan
Dikasih ke Anggie Tiga
Tidak ada yang bisa Kuberikan
Kecuali doa agar Neng Sukses dan Bahagia”

Nayla Milatina (Tak perlu jadi pujangga hanya untu bilang ‘Selamat Ulang Tahun’=))

Ajeng barminati (Jeng, Mentarinya dah gak aktif. Jadi, kirim sms-nya ke M# aja ya..Btw, gimana skripsinya?)

Uti_m0n (Ti, SMS-nya panjaaaang banget. Met Ultah buat Ti juga ya=)

Yownie&Vincent (The couples…=))

Viva Vivi ‘buffy‘ (Mba Vi, makasiii ya…walau telat, tapi gpp kok. Makasii buat doanya agar aku tetap jaya di darat, laut dan udara=)hahaha)

Barbarita (hihi..yang cuma inget kalau ultahku bulan Julu, tapi entah tanggal berapa=))

In order to fulfill the request from some respected party, Sore itu, jam 4, we had a gathering. Tempatnya di rumah (alm.) nenek gw di daerah Tn. Abange. Tempatnya cukup representative karena gak jauh dari tempat kos mereka. Yang bisa datang hanya Westi, Jeng Sinta dan Mba Win. Sediih banget Pita gak bisa datang (karena sakit dan masih di PWT. Umm..kayaknya udah malez balik ke Jakarta ya, Pit=)hihihi), Jeng Dee (yang pastinya sepi sendiri di Semarang yang panas=) dan Azhar (yang ternyata harus shift malam sampe jam 10=( hikz..Aku pengennya kamu dateng!).

Acaranya cuma ngobrol aja. Mereka bawa cake yang enak banget plus lilin angka ‘2’ dan ‘3’.. Hiks..gw suka angka 22..kenapa sekarang harus nambah? Duuh, ngegosip sampe malem. Suka gak sadar gitu deh. Sempet ada acara foto-foto siiy. Tapi hasil jepretannya ada di Westi yang sekarang lagi seneng2 outbound somewhere out this town=).

Sempet banget buat macem-macem plan; mulai dari nonton bareng di Planet Hollywood bareng, nonton langsung Indonesia Idol di Balai Sarbini, sampe jalan2 ke Bandung untuk ‘cek’ anak2 JOVED yang mau tanding debat di UNPAR tanggal 18 nanti. Entah bakalan kesampean/ gak=)hihi.. Jeng Dee..kamu harus ke Jakarta dan ikut jalan bareng kita ya… Malemnya, papa dating dan bawain bakmi dan nasi goreng GM (Gajah Mada) Enyakk…!

Sebelum pulang kita sempet berkunjung dulu ke tempat Jenk We yang ternyata deket dari tempat nenek gw yang ada di Tanah Abang.

Oia, ada satu bingkisan. Ternyata dari Jeng Dee and Jeng Sin. Kata-katanya bagus. Mereka kasih satu kotak yang dibungkus rapi bangett, tapi setelah kotaknya dibuka, ternyata gak ada isi apa-apa. Kata-kata di kartunya:

“Think out of the box. See Deeper and You will Find ‘The Real Gift’. Hehe… Wish you get all the best.
Jenk Sin + Jenk Dee (MUAH!)”

Hm…setelah memahami arti dari kata-kata mereka, ternyata hadiahnya emang ‘menarik’ banget… Banyak pula=)hehehe. Makasii yaa, Jenk2. Tau aja, kalau aku memang lagi butuh…I’ll use it to find my job…Amien.

I have unwrapped the gift and found the gift inside the box, but when I see deeper, I find ‘the real gift’. It’s YOU, this friendship and all stories shared among us. I feel very grateful to have you guys in my life. My life has positively changed because of you all. I wish I cud get my own settle job soon. I will join the club; we can hang out and have fun go mad together. Spending most of the money and go shopping=)hahaha. Horray…

That day, July 5th 2008 was the happiest moment of my life. Selalu aja ada cerita berbeda setiap tanggal 5 Juli. Pastinya, gw tambah sadar, kalau gw gak sendirian. Banyak banget orang yang care sama gw. Semoga doa dari teman-teman gw bisa terwujud. Amiin..Ya Allah, dengarkanlah doa-doa hamba dan orang-orang yang menyayangi hamba… Amiin…

Luv,
Annisa Fitri Wulandari ( 5 Juli 1985 - 5 Juli 2008)

Always On Your Side - Sheryl Crow Feat. Sting

July 8th, 2008

Header

(Sheryl Crow Feat Sting)

My yesterdays are all boxed up and neatly put away
But every now and then you come to mind
Cause you are always waiting to be picked to play the game
But when your name was called, you found a place to hide
When you knew that I was always on your side

Well, everything was easy then, so sweet and innocent
But my demons and my angels reappeared
Leaving all the traces of the man you thought I’d be
Too afraid to hear the words I always fear
Leaving you with only questions all these years

Chorus:
But is there some place far away, some place where all is clear
Easy to start over with the ones you hold so dear
Or you left to wonder, all alone eternally
This isn’t how it’s really meant to be
No, it’s isn’t how it’s really meant to be

Well, they say that love is in the air, but never is it clear
How to pull it close and make it stay
Butterflies are free to fly and so they fly away
And I’m left to carry on and wonder why
Even through it all, I’m always on your side

Chorus:
But is there some place far away, some place where all is clear
Easy to start over with the ones you hold so dear
Or are we left to wonder, all alone eternally
But it isn’t how it’s really meant to be
No, it isn’t how it’s really meant to be

Well, if they say that love is in the air, never is it clear
How to pull it close and make it stay?
If butterflies are free to fly, why do they fly away?
Leaving me to carry on and wonder why
Was it you that kept me wondering through this life?
When you know that I was always on your side

24a1789338_1

Your Call - Secondhand Serenade

July 8th, 2008

(Secondhand Serenade)
Alb_148185_big

Art_36666_big

Waiting for your call, I’m sick, call I’m angry
Call I’m desperate for your voice
Listening to the song we used to sing
In the car, do you remember?
Butterfly, Early Summer
It’s playing on repeat
Just like when we would meet
Like when we would meet

Chorus:
‘Cause I was born to tell you I love you
And I am torn to do what I have to, to make you mine
Stay with me tonight

Stripped and polished
I am new, I am fresh
I am feeling so ambitious
You and me, flesh to flesh
Cause every breath that you will take
When you are sitting next to me will bring life into my deepest hopes.
What’s your fantasy?

Chorus:
‘Cause I was born to tell you I love you
And I am torn to do what I have to, to make you mine
Stay with me tonight

And I’m tired of being all alone,
And this solitary moment makes me want to come back home (4x)
(I know everything you wanted isn’t anything you have)

Chorus:
‘Cause I was born to tell you I love you
And I am torn to do what I have to, to make you mine
Stay with me tonight

(www.myspace.com/secondhandserenade)

Ps. Lagu ini cocok banget saat aku nunggu sms kamu dan telepon dari kamu yang gak kunjung datang=( But, eventually, u’re here in my side now=) Thanks!

Secondhand_serenade

‘Rollercoaster Love’

July 4th, 2008

| 4th July 2008 | 13.17 |

Lama juga gw gak berhubungan dengan ‘sk8ter boi’, sebenarnya malah  sudah hampir ‘tutup buku’ dengan kisah ‘cinta’ (layakkah disebut cinta?) yang ‘aneh’ ini. It’s a ‘rollercoaster love’; I believe that’s the best description of how we used to be.

Beberapa hari lalu, dia sms gw, telling me his biggest secret and hoping me to give him support of his biggest problem and fear. IT WAS SHOCKING AND HE ABSOLUTELY HAS MADE ME DISAPPOINTED=( Well, I can assure you that the problem raises because of his previous ‘intolerable and irresponsible’ action. He told me he wanted to die. He’s not ready to take any consequences of his action in the past. I can do NOTHING but make him believe that ‘die’ is not the solution because everything is too late now.

One thing for sure, I looked inside my heart and found out that it hurts me in sort of way. That night, I can’t sleep. Thinking of why and how he could do that. But, I see the bright side, I’m very grateful because I can keep myself (Thank you, God, for protecting me and giving me the doubtful feeling–something that finally can be understood now- in this relationship).

I guess this is the sign from God to forget him and have a brand new love life. I hope I’ll find the better one… or even The Best…Amin…

Time to say good bye to my ‘sk8ter boi’ a.k.a ‘my huny’…

.:My Ego Confession:.

July 4th, 2008

| 4th July 2008 | 12.48 |

People love being the center of attention, but the problem raised is the ability and willingness to also demonstrate feedback of such action; trying to set aside ego and put oneself equal to others. It means that we’re trying to consider and treat others as important as we are. The action of ‘take and give’ without doubt will create a better world to live. Well, I’ll start this idea from myself. I admitted that I love being treated specially, I want people give masses of attention and love to me, and in return I’ll also give people (not only the closed ones) all the love from myself. I think that’s one of the ways to make my life more meaningful. Well, here I come…!

Munafik!

July 4th, 2008  Tagged

| July 2nd 2008 | 3 am in the morning…

Pernah gak berfikir bahwa yang membuat orang Indonesia dan orang Barat berbeda adalah ‘lingkungan tempat orang tersebut bernaung’ dan bukan ‘manusianya’. People do free sex di Indonesia mungkin masih malu dan takut akan judgement yang macem-macem dari orang sekitar.

Ada pengakuan dari teman gw, bahwa setelah melalukan free sex, ada rasa bersalah yang menghantui; rasa gak worthed, bahkan ada rasa jijik dan nekad mau bunuh diri.

Nah, coba kalau orang Indonesia melakukan free sex di luar negeri, dimana liberalisasi terjadi dimana-mana –termasuk liberalisasi gaya hidup- ?

Rasa malu, ga worthed, jijik dan bersalah itu mungkin menguap seketika dan bisa terabaikan. Gak ada lagi kekhawatiran akan beragam judgement, sehingga rasa bersalah gak lagi mendiami hati dan perasaan.

Artinya, orang Indonesia –yang katanya sopan dan memegang teguh adat, nilai-nilai serta merasa malu dan jijik (bahkan mau bunuh diri) setelah melakukan free sex di Indonesia- akan memasang ‘muka tebel’ dan (gak lagi) merasa gak worthed, jijik, atau bahkan nekad bunuh diri kalau mereka ada di luar negeri. Poin besarnya adalah Gak ada jaminan kalau orang Indonesia dengan segala embel-embel ‘beradab’ itu bisa lebih baik dari orang-orang barat. Munafik!

Gw benci banget sama temen gw yang curhat kalau dia merasa gak worthed setelah khilaf dan melakukan free sex. Alibinya adalah karena pasangannya tuh ‘kegatelan’ dan selalu berusaha membujuk, merayu dengan wajahnya yang polos dan lugu sampai akhirnya mereka sampai ke tempat tidur. Saat diminta tanggungjawab, si cowok bilang kalau dia gak cinta si cewek, gak yakin kalau si cewek ‘diperawani’ oleh si cowok. Munafiknya adalah kejadian ranjang tuh gak cuma terjadi satu atau dua kali. Trus apa namanya kalau bukan berarti keduanya saling menikmati hal tersebut? Nah, gw bingung deh.

Sistem sosial yang ada di masyarakat emang penting banget!
Gw bersyukur bahwa Indonesia masih punya nilai-nilai ‘ketimuran’. Terserah mau dibilang kalau nilai-nilai itu mulai luntur. Satu yang pasti, diri seringkali gagal membentengi segala rayu dan racun dunia (Changcut Rangers bangett, beibeh=). Masyarakat (however!) bisa jadi ‘polisi’ yang lumayan ampuh untuk mengontrol sikap-sikap ‘nyeleneh’ yang terlintas di pikiran.

Ps. Blog ini adalah respon dan ungkapan kekecewaan gw. Semoga ini bisa jadi pelajaran buat gw dan mungkin yang membaca posting ini. Amien…

.:Bring Me To Life:.

July 4th, 2008

| 4th July 2008 | 12.28 |

Entah kenapa…
Setiap kali gw denger lagunya Sheryl Crow feat Sting yang judulnya ‘Always on Your Side’, badan gw jadi merinding (not because of spooky stuff, of course!=) hehehe, tapi lagu itu punya ‘magic’ yang bisa membuat gw sedih dan beragam rasa yang sulit untuk dijelaskan. Maybe it’s just the manifestation of my desire for such beautiful-feeling-of-love-and-being-loved…I feel like I am not complete yet. Some part is still missing inside. That’s why, I’m still longing for that ‘part’ to emerge and complete me eventually…

In Memoriam Dini Kamilati S. (15 Juni 2008)

July 4th, 2008

16 Juni 2008 | 08.00 wib

Innalillahi wainnailaihi ro’jiun…

Kemarin, gw mendapatkan berita duka. Adik gw di Student English Forum, DINI KAMILATI S. meninggal karena sakit di Jepara.
Pagi itu gw bangun dan ‘bingung’ mendapat 6 pesan singkat (SMS) melalui HP gw; dari Suci ‘Icuz’, Mansur, Dini, Azhar, kiky, Ang(pa0). Westi bahkan sempat telepon gw. Winky dan Rangga juga ngabarin di siang dan sore harinya. Semuanya mengabarkan berita duka meninggalnya Dini =(
She had been a very helpful partner di Education Department semasa gw jadi coordinator, partner yang dekeeet banget sama mas Winky, Dini yang suka ‘kabur-kaburan’ dari rumah pamannya karena rasa cintanya sama SEF. Dini yang pernah jadi student gw di SEF Regular Class, Dini yang selalu protes kalau namanya tidak ditambahkan huruf ‘S’ setelah ‘Kamilati’, Dini yang pintar dan pernah dapat IP 4,00 di awal-awal semesternya dan selalu bertahan dengan nilai-nilai yang mengagumkan di semester selanjutnya, Dini yang selalu nanya dengan polos kalau gak paham, Dini yang badannya kurus banget (ternyata karena mengidap penyakit=(), there are so many sentences to describe her… Tiap teman-teman di SEF pasti punya beragam kenangan berbeda tentang Dini.

Sekarang Dini sudah dipanggil oleh Allah SWT. Katanya, ada senyum tertinggal di wajahnya saat rohnya diambil malaikat maut. Semoga Allah mengampuni semua dosanya, menerima semua amal kebaikan dan doa-doa yang dipanjatkan baginya, dan semoga Allah memberikan ketabahan serta kelapangan bagi keluarga yang ditinggalkan (termasuk keluarga besar SEF UNSOED). Ada rasa tidak pecaya yang masih tersisa di diri gw. Gw masih ingat saat dia naik motor dan menyapa gw saat terakhir kali gw ke Purwokerto bulan lalu. Adik gw, Ardhie jg kaget mendengar berita ini. Dia cerita kalau Dini adalah teman yang bisa diajak bercanda tanpa mudah merasa tersinggung.

Our heart lost without her.. Hanya doa yang bisa gw panjatkan sekarang…
Ya Allah, tempatkan DINI di SurgaMU yang terindah. Bebaskanlah DINI dari siksa kuburMU…Amien…
Here’s some pictures left with her inside it.

Img_0064
Ngotjol_version