Upacara Bendera Gak Bikin Boring!!
Apa yang lw lakukan tiap kali
Upacara Bendera hari Senin?
Bolos upacara dengan cara kabur
lewat pintu belakang sekolah? Selalu bersemangat untuk berdiri di
barisan paling depan untuk mengikuti upacara dengan khidmat?
Menganggap bahwa Upacara adalah ajang ngobrol dengan teman? Atau
malahan menjadikannya bisnis untuk menghasilkan uang saku tambahan?
Beberapa waktu lalu, gw sempet
senyum-senyum sendiri saat denger cerita adik gw yang paling kecil.
Arief seneng banget main game on-line. Setiap hari libur, dia akan
ngabisin banyak banget waktu di depan komputer karena memang selain
hari Minggu, dia gak bisa berkutik banyak.
Alhasil, banyak pula uang
yang dia buang demi memuaskan keinginan bermain di dunia virtual.
Setiap hari, mungkin dia dikasih uang sebanyak 5000 rupiah untuk
keperluan ongkos ke SMP-nya yang tidak terlalu jauh dari rumah dan
juga untuk makan siang. Kalau dihitung-hitung, kayaknya agak sulit
juga untuk menyisihkan sebagian uang untuk akhirnya dipakai bermain
game on-linedi akhir minggu,tapi ternyata Arief berhasil menyisihkan
sampai Rp. 10.000,- untuk kepentingan bermain game.
Setelah diajak ngobrol,
dia cerita kalau dia sekarang punya ‘bisnis’ di sekolahnya. Gw
langsung berimajinasi banyak tentang kemungkinana bisnis apa yang dia
lakoni. Siapa sangka kalau ternyata aitu adalah Bisnis Topi=)
Bisnis Topi adalah bisnis
meminjamkan topi di saat hari Senin; hari besar perayaan kenaikan
bendera (alias Upacara!). Arief melihat peluang untuk meminjamkan
topi2nya ke teman-temannya yang tidak membawa topi pada saat Upacara
Bendera. Mereka rela membayar 1000-2000 rupiah agar dapat topi
pinjaman dan terbebasa dari sanksi atau hukuman yang akan diberikan
oleh pihak sekolah.
Bagaimana Bisnis Topi
dijalankan?
Bisnis ini memerlukan
topi sekolah yang lengkap dengan atribut sekolah. Setiap hari senin
Pagi, Arief yang ternyata sudah terkena di kalangan teman-temannya
sebagai ‘Bos Topi’ akan stay di depan kelasnya atau berkeliling
menawarkan topi pinjamannya kepada anak2 yang tidak membawa topi
(disebut juga Teknik Mengejar Bola=). Transaksi dilakukan langsung
pada saat topi dibawa oleh si peminjam. Sistem word-of-mouth
ternyata lumayan ampuh untuk mensosialisasikan bisnis topi miliknya
ke penjuru sekolah. Banyak orang tahu tentang bisnis ini lewat
testimonial yang diberikan oleh pelanggan atau disebut juga sistem
bisik-bisik tetangga=)
Berapa harga peminjaman
topi?
Strategi Arief cukup
taktis, dia memberi harga Rp. 2000,- untuk tiap kali peminjaman. Bila
sang peminjam merupakan langganan dan sudah sampai 3 kali selalu
meminjam topi kepadanya, akan ada potongan harga (diskon) sampai Rp.
1000,-, sehingga mereka hanya perlu membaya Rp. 1000,- kepadanya.
Harga yang ditawarkan
Arief sebenarnya adalah harga yang jauh lebih rendah dibandingkan
harga dari kompetitornya, yaitu Rp. 3000,- (wah, ternyata bisnis topi
Si Arief ditiru oleh teman lainnya yang lebih banyak memiliki modal
topi. Saat ini Arief hanya memiliki modal sebanyak 3 topi, namu
pesaingnya sudah memiliki modal 6 topi). Pesaingnya pun tidak
menawarkan sistem diskon bagi pelanggannya.
Menurut Arief, lebih baik
untung kecil, namun yang pake banyak; dari pada untung besar namun
pelanggan kabur karena merasa terlalu mahal. Itulah cara yang dipakai
Arief untuk menjaring pasar yang lebih besar. (Hebat juga anak SMP
udah belajar teori ekonomi dan mau memlai bisnis sejak dini=)hahaha)
Dari Bisnis Topi-nya,
Arief bisa mengantongi sampai Rp. 6000 rupiah tiap hari senin. Cukup
lumayan untuk menambah uang sakunya dan juga modal main game online
tiap akhir pekan.
Saat ditanyakan apakah
Arief takut ketahuan pihak sekolah, dengan cueknya dia mengatakan
bahwa hal itu sama sekali tidak menjadi masalah. Menurutnya, ini
malah membantu ketertiban dan kedisiplinan sekolah karena dengan
‘membantu’ anak-anak yang gak pakai topi, dia membantu jalannya
upacara dengan baik. Benar-benar jawaban yang bagus=)
Saat gw tanya, apakah mama tahu
mengenai bisnis ini (Notes:mbok2an ada teman yang lapor ke pihak
sekolah dan mama harus dipanggil), ternyata dengan santai dia bilang
kalau mama sudah tahu. Eh, si mama malah ikut2an senyum ngeliat
rintisan korporasi bisnis yang mulai dibangun oleh anaknya di usia 14
tahun ini=)
Salut buat adik gw yang kratif
ini. Topi biru kumal yang dulu sering terlupakan dan dianggap gak
guna, ternyata bisa diubahnya menjadi uang. Entah kreasi apalagi yang
akan dia lakukan saat usianya beranjak nanti…
Uncategorized | Comment (1)
RendezVous
Beberapa waktu lalu, para CB diundang ke acara Happy Art Contest di Sriratu.
Nah, saat itu anak2 berniat kasih surprise buat Mas Hery yang beberapa waktu lalu ultah. Akhirnya, kita naik ke lantai tiga dan suddenly bawain kue untuk ditiup sama mas Hery. Whatta Surprise!
Nah, setelah acara surprise, anak2 ada ide untuk foto2. duh, senengnya sempet foto2 sebelum wisuda. Ini nih hasil jepretannya…
Uncategorized | Comment (0)Idola Cilik Fever!!
Duwh…sekarang gw terserang demam Idola Cilik. Gejala-gejala yang muncul diantaranya:
- Selalu standby tiap hari jam 1 siang di depan TV untuk lihat Idola Cilik
- Sering kali terharu dan menangis kalau mendengar cerita-cerita sedih yang dilontarkan para calon idola cilik itu
- Cinta banget sama pembawa acara (Okky Lukman) dan juga komentator-komentatornya ( Duta ‘So7’, mama Ira, Kak Winda ‘Sazcya OB’, dan Dave Hendrik)
- Seneng banget liat tampang2 lucu, cantik, manis dan cakep dari calon-calon idola cilik itu.
- Ikutan kirim sms kalau idola yang diunggulkan berada dalam posisi yang tidak aman, alias dapat ‘Rapor Merah’.
- Pengeeen banget datang langsung ke studio melihat Idola Cilik secara langsung=)hahahaha
Menurut gw, semuanya memiliki suara yang bagus, walau ada beberapa yang masih kurang okeh, namun ternyata perolehan SMSnya lumayan banyak. Ini biasanya didukung dengan kondisi ekonomi ataupun latar belakang keluarga yang kurang baik.
Ambil aja contoh Si SITI. Petinju wanita cilik ini punya suara yang menurut gw ‘aneh’ dan serak-serak yang juga ‘aneh’. Tapi entah kenapa masih aja bertahan dan dapat prosentase suara yang lumayan. Mungkinkarena dia dating dari latar belakang keluarga yang kurang beruntung. Adiknya menghilang dan sampai sekrang belum ketemu (Eh, ajang Idola CIlik malah jadi ajang cari orang hilang…hehehe).
Ada juga IYAN. Anak betawi ini termasuk salah satu anak jalanan yang hidupnya juga kurang beruntung. Badannya imut, kecil, gigi depannya tanggal semua=), kulitnya hitam, kepalanya agak botak (duh…kok kayak ngegambarin tuyul..hehehe=). Secara suara, sebenarnya masih kalah dari kontestan lainnya. Tapi ternyata masih bisa survive. Penampilannya emang lucu sih.
Contoh lainnya adalah si Kiki, kontestan idola cilik ini memiliki suara yang tinggi. Range suaranya juga lebar. Duh, kemarin terharu karena dia menanyikan lagunya Padi yang judulnya ‘Kasih Tak Sampai’. Swaer God, suaranya bening dan bagus banget….
“Tetaplah menjadi bintang di langit. Agar cinta kita akan abadi. Biarlah sinarmu tetap menyinari malam ini agar menjadi saksi cinta kita berdua=)”
Favorit gw adalah SIVIA (yang suaranya asik buat nge-jazz=)), GOLDI (yang mukanya kiyut banget dan suaranya cocok untuk suara festival. Calon idola dari daerah Malang yang katanya bahkan untuk beli Koran dan mendapatkan formulir pendaftaran Idola Cilik aja harus menempuh perjalanan berjam-jam ke kota=(), ZAHRA (yang lucu, true entertainer, paket lengkap yang ternyata juga adalah cicit Ki Hajar Dewantara).
Oia,. ada juga yang protes karena menurut mereka idola cilik gak pantas ditonton sama anak2 mereka. (Klik di sini untuk lihat petisi peninjauan kembali tayangan Idola Cilik). Tapi menurut gw, tayangan idola cilik masih pantas ditonton anak2. Dilihat dari waktu tayangnya, iklan-iklan atau sponsor program, juga dilihat dari keragaman yang ada di antara anak2 idola cilik (mulai dari yang miskin-kaya, dan secara letak geografis anak2 ini cukup mampu mewakili wilayah-wilayah yang ada di Indonesia). Kita bahkan dikenalkan dengan kebudayaan dan keragaman asli daerah melalui penampilan tari ataupun lagu2 daerah yang dikemas dengan lebih menarik!!
Itulah gunanya orang tua untuk menemani dan membimbing anak2nya dalam rangka menghindarkan dari nilai-nilai negatif yang mungkin timbul dari tayangan TV. Kalau acara anak2 gak dikemas secara menarik, bagaimana anak2 bisa tertarik untuk menonton dan akhirnya bisa terinspirasi untuk menjadi anak2 berprestasi dan juga multi talented (just like what we can see in the program!!)
Anak2 yang terpilih benar-benar multi talented. Senangnya melihat banyak anak Indonesia yang sebenarnya berprestasi, baik dari ibu kota maupun dari daerah. Semoga nanti anak gw juga bisa jadi anak yang berprestasi yang mampu mengharumkan nama keluarga, bangsa dan Negara…amin ya rabbal alamiiin..
Uncategorized | Comment (0)Efek Rumah Kaca; the aLbum
Lagi
suka banget sama lagu-lagunya Efek Rumah Kaca.
Seperti apa lagu-lagu Efek Rumah Kaca?
Mungkin tulisan di bawah ini bisa menjawabnya.
Efek Rumah Kaca (ERK) mengangkat beragam tema dalam lagu-lagunya, dinyanyikan dengan lirik-lirik puitis namun lugas. Beberapa tentang isu sosial politik, seperti "Di Udara" (lagu mengenai pembunuhan tokoh HAM, Munir, tapi tidak bisa membunuh spirit-nya), "Jalang" (tentang protes RUU pornoaksi), dan "Belanja Terus Sampai Mati" (konsumerisme kaum urban).
ERK pun menulis lagu dengan tema personal, seperti pada "Insomnia" dan "Sebelah Mata"- kisah Adrian (bass, vokal) yang mengalami gangguan penglihatan pada sebelah matanya.
Beberapa lainnya tentang cinta, di luar tipikal lagu-lagu cinta pada umumnya. "Jatuh Cinta Itu Biasa saja" tentang melihat rasa jatuh cinta sebagai hal biasa, tak perlu disikapi berlebihan. "Bukan Lawan Jenis" tentang penolakan asmara seorang heteroseksual terhadap seorang gay. "Cinta Melulu" adalah protes terhadap banjirnya lagu cinta di pasaran yang secara musik, tema, dan lirik berputar di situ-situ saja.
(taken from: http://www.mail-archive.com/keyboard_organ_style-file@yahoogroups.com/msg04076.html)
Been pretty messed up couple last days=(
27 Februari 2008; 18.45
Been pretty messed up couple last days=( Duh, lagi ‘dapet’ emang suka senewen, aneh dan mood-nya suka gak jelas. Tiba-tiba aja merasa terlalu ndut (biasanya pede ajjah=)hehehe), dan iri banget lihat baju-baju yang bagus di mall. Kamar juga selalu dalam keadaan berantakan. Setiap kali dibereskan, setiap kali itu pula berantakan lagi. Merasa lagi lembab banget cuacanya, harus selalu ganti baju yang basah sama keringat. Kasur penuh dengan buku-buku dan barang-barang gak penting yang ngebuat gw selalu uring-uringan kalau mau tidur dan akhirnya gw tendang semuanya ke bawah supaya kasur gw yang luas bisa gw nikmati sendiri tanpa seluruh ‘kekacauan’ itu. Sebulan lagi gw akan keluar dari kamar kos kesayangan gw. I have to move out. Balik ke Tangerang, ke kamar kecil gw yang sangat tidak appropriate dan sangat ‘tidak private’ (yah, iyalah! Secara kunci pintunya aja rusak, kamar itu jadi tempat taruh baju-baju bonyok dan juga lemari buku+baju adik gw. How can I get my private life then????)
Sempet terpikir untuk kos juga kalau insya Allah sudah kerja nanti. But I don’t think that’s a good idea for my parents. Mereka maunya gw stay aja di rumah walaupun saat kerja. Jadi, tiap pagi harus berangkat dari rumah. Yeah, well see later.
Di Purwokerto lagi hujan terus. Bngung banget gmn kabar cucian gw, selain itu gw juga jadi males banget untuk keluar cari makan.
Hari ini adalah hari pertama The 2nd JSDC (Jenderal Soedirman Debating Championship). Surprise banget ketemu Azhar. Tambah manis aja, walaupun tetap hitam. Hehehe. Katanya sekarang dia sedang dalam proses seleksi di Bank BRI di Menteng. Alhamdulillah sudah melalui beberapa tes dan minggu ini dia berniat untuk pulang dulu ke Tegal, sebelum akhirnya kembali lagi hari Minggu besok. I’ve been missing him for so many times. Alhamdulillah bisa ketemuan. Rencananya, saat di Jakarta anti qt mau bikin acara bareng. Bisa sekalian sama Westi juga. Asyikk…asyikk…Hari Minggu besok juga Dee dan Sinta niat mau maen ke rumahku. Katanya Dee lagi training 3 bulan di Panin Jakarta. Jadinya, sekarang Dee dan Sinta kos bareng deh.hehehe. Senangnya bisa kumpul2 lagi.
Oia, kemarin tuh gw jalan-jalan sama Anggie buat cari dress code JSDC. Setelah muter2 akhirnya ketemu juga yang pas. Lucu banget. Warna merah dengan larik-larik vertikal. Ada payet-nya sedikit di lingkaran dada, jadi ngebuat tambah manis. Seneng liat Ang manis banget pakai baju itu. Horray!! Rencana cariin baju yang ‘gak usual’ terlaksana juga. Abisnya Ang tuh suka pake pakaian yang terlalu casual, pilihan bajunya terbatas banget. Sekali-sekali, sekalian aja diminta pakai baju gurly gt=)hahaha
Yowez, ni lagi mellow dan tiba-tiba aja dengerin lagu-lagunya M2M di albumnya Shades of Purple. I guess that’s it! Bye=)
.: drop dead body :.
February 20th, 2008 ; 21.00
Badan gw ternyata drop juga menghadapi banyaknya tawaran job yang tiba-tiba datang akhir-akhir ini; jadi adju di Cilacap, Adju Propinsi, Private instructor, juri Speech Contest, Pembicara buat guru-guru di Purbalingga, bantu bikin summary beberapa orang. Semuanya dalam waktu yang saling berdekatan [Well, gw sebenarnya bersyukur banget dapet kerjaan, so rencana gw beli HP baru semakin dekat deh. Udah ngantongin 700-an nih dari semua kerjaan-kerjaan itu=)]
Bahkan dalam satu minggu ke depan, udah jelas banget akan ada The 2nd JSDC (Jenderal Soedirman Debating Championship). Pastinya akan ikut terlibat juga dipenyelenggaraannya.
Sejak selesai ‘masa tugas’ di SEF, udah gak pernah ada lagi meeting-meeting panjang-melelahkan sampe pagi, kerjaan-kerjaan educt, ngajar, nglatih debat atau apapun itu. Ternyata ketahanan tubuh gw juga tambah turun. Keenakan santai, tidur doang, bangun siang, nonton dan bersenang-senang sih.hehehe. Banyaknya kerjaan yang datang jadi semacam warming up buat gw untuk menuju ‘real job’ setelah nanti pergi dari Purwokerto.
Di satu sisi, gw bersyukur banget dapat berbagai kesempatan kayak begini, gw merasa ‘berguna’ banget. Apalagi sekarang gw tambah berfikir ‘strategis dan ekonomis’. Iyalah, dengan tenaga yang banyak banget gw keluarin, (dan menghilangnya kesempatan gw untuk tidur lebih lama=), gw berharap dapat ‘imbalan’ yang setimpal. Tapi ternyata, omongan Pakde gw tentang ‘kerja keras dan ikhlas’ masih menggema dalam diri gw. Betapa kerja bukan hanya untuk dapat uang banyak, tapi gmn gw bisa enjoy dan bisa ngasih arti juga bagi hidup gw dan orang lain. Karena kesibukan ini, akhirnya gw juga kehilangan waktu yang berharga yang biasanya bisa gw habiskan dengan orang-orang terdekat gw.
Pada akhirnya, semua kan emang pilihan. Gw Cuma berharap kalau gw telah membuat pilihan-pilihan terbaik. Amin…
Oia, gw baru dapat kabar kalau ternyata student gw yang minta private learning sebelum lomba berhasil jadi juara 1 dalam lomba yang dijalaninya. Bangga banget!!! hehehe
ps. Gw udah dapat HP baru sekarang. Beli tanggal 10 Maret 2008=) Dengan sedikit tambahan uang dari bokap, berhasilah gw beli HP baru. Pesan papa adalah "Dijaga yang baik ya….", Jawabku: "Siap, Pak!"=)
Uncategorized | Comment (0)Muak!
Monday, February 04, 2008
13.30 pm
Sekarang
gw baru memahami, betapa seseorang bisa
saja berbuat nekat dan sangat spontan di tengah sebuah kondisi yang
sangat tertekan. Gw juga telah melakukan hal-hal
nekat itu. Kondisi ini dipicu oleh keadaan yang membuat gw sangat gak
berdaya. I feel powerless. Apalah artinya seorang Annisa Fitri
Wulandari di tengah sebuah otoritas dan birokrasi kampus. Gw gak
bilang bahwa birokrasi adalah sesuatu yang buruk, namun ternyata
birokrasi ini seringkali menyulitkan dan tidak pandang bulu. Selama
ini, gw selalu malas berurusan dengan birokrasi, namun menuju sebuah
predikat LULUS dari Universitas tempat gw bernanung selama 4,5 tahun,
membuat gw harus ‘mendekatkan diri’ kepada sistem ini. Entah
berapa kali gw bolak-balik ruangan dekan untuk ketemu dengan PD 1,
entah berapa kali gw telpon orang-orang yang terkait dengan TES
TOEFL, gak terhitung juga berapa lama waktu gw terbuang hanya untuk
MENUNGGU kepastian yang bahkan tidak pernah jelas. I really don’t
like being in this situation. I wish, gak perlu lagi ada rasa hormat
yang berlebihan kepada para petinggi ataupun dosen-dosen. Gak perlu
merendah dan bahkan memohon untuk segera Tes TOEFL. Gak perlu lagi
ada rasa sungkan, risih atau pekewuh kepada orang-orang yang memiliki
‘power’ atas diriku ini. Gw pengen bebas. Gw pengen semuanya
berjalan sesuai dengan apa yang gw rencanakan. I’m tired of this=(
February
10th, 2008
Tuhan emang punya cara misterius untuk menunjukkan kehebatanNYA. Saat
kondisi sulit seperti itu,yang ada hanya sedikit keyakinan bahwa gw
gak boleh nyerah dan cuma diam saja. Gw bela-belain bolak/ik ke PD 1,
kantor jurusan, bagian kemahasiswaan, Ikut toefl di sosiologi (secara hasil toefl EDP belum keluar),
bolak/ik telpon&ikut tes toefl di EDP
(Alhamdulillah Pak Kuntarto ’the one who’s in charge with toefl
test in EDP’ mau memahami kondisi gw dan mengizinkan gw untuk tes
toefl sendirian di lab bahasa EDP=) Gw tes hari Rabu 6 Feb, gw
‘memaksa’ agar hasilnya keluar besok (7 Feb) karena hari Jumat
ada libur. Dia baik banget, dia bahkan mengizinkan gw datang ke
rumahnya untuk ambil sendiri Surat Keterangan Sementara Tes Toefl.
Saat itu dia sibuk banget persiapan pemilu di Banyumas, shg tdk bs ke
EDP-tp dia mnyempetin buat surat keterangan gw=)). Gw ketemu dgn
istrinya –krn Pak Kun pergi-, setelah itu gw balik ke EDP. Pak Kun
ternyata sudah berpesan ke Bag. Perlengkapan di EDP agar surat gw
bisa langsung di-stempel. Tanpa basa-basi petugas2 di sana membantu
gw.
ALHAMDULILLAH, gw bisa tetap Pendadaran hari Sabtu, 9 Februari 2008 jam 12 siang. Dilihat dari pilihan waktunya
saja, ketahuan kalau itu adalah hasil ‘negosiasi’ dan ‘paksaan’
yang gw lakukan kepada dosen2 pembimbing gw=) (lagi-lagi,
ALHAMDULILLAH banyak sekali kemudahan yang Tuhan kasih ke gw).
Hal-hal yang gak mungkin masuk di akal gw, tapi bener2 terjadi. Kalau
tuhan menghendaki, semua memang terasa mudah. Awalnya, harapan gw
untuk Pendadaran minggu itu hampir gagal, gw sempet stress,
marah-marah gak karuan (just like you can read in my previous
posting), tapi ternyata dalam beberapa jam saja, semuanya sudah berbalik 180 derajat. Malu deh krn sebelumnya sempat marah-marah sendiri=(
Semoga aku bisa menjadi orang yang lebih sabar dan bisa mengambil pelajaran dari apa yang Tuhan siratkan dalam serpihan hidupku. amin=)




